Anak Usia Dini dan Perempuan Tetap Jadi Perhatian Marlin

Anak Usia Dini dan Perempuan Tetap Jadi Perhatian Marlin

Batam - Tumbuh kembang anak-anak tetap mendapatkan perhatian dari Marlin Agustina, meski kini tengah cuti dari jabatannya sebagai Bunda PAUD (pendidikan anak usia dini). Perhatian yang ia berikan antara lain dengan menyiapkan taman khusus anak usia dini.

“Saya sudah minta Bapak Muhammad Rudi, supaya dibuat taman khusus usia dini. Jadi di sana tak boleh ada orang tua yang merokok. Tamannya dibuat sebaik mungkin supaya bisa membuat mereka belajar berinteraksi,” tutur Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau nomor urut 3 ini saat silaturahmi di Lubukbaja, Senin (9/11).

Muhammad Rudi adalah Wali Kota Batam yang saat ini sedang cuti kampanye untuk kepemimpinan periode kedua. Ia merupakan suami Marlin Agustina. Sehingga Marlin selama ini juga sering diminta masukannya untuk pembangunan Batam. Terutama hal-hal yang terkait dengan kebutuhan kaum perempuan dan anak.

“Apa yang Bapak Muhammad Rudi lakukan untuk pembangunan Batam sudah saya lihat dan rasakan sendiri. Bahkan konsep pembangunannya ke depan juga saya tahu,” ujarnya.

Marlin mengatakan agar rencana pembangunan tersebut bisa terwujud, juga diperlukan perwakilan di provinsi. Karena selama ini anggaran provinsi tidak banyak yang diterima Batam. Selain itu juga ada keputusan-keputusan yang ditentukannya di tingkat provinsi.

“Kalau ada perwakilan kita di sana, bisa kita sejalankan program kota dengan provinsi,” kata pasangan Ansar Ahmad di Pilkada Kepri 2020 ini.

Tak hanya sebagai perwakilan daerah, majunya Marlin di pemilihan kepala daerah ini juga sebagai bentuk keterwakilan perempuan. Menurutnya, keterwakilan perempuan di politik dan pengambil kebijakan masih sangat minim.

“Jadi kesetaraan gender itu di antaranya juga terkait keterwakilan perempuan di politik dan sebagai pengambil kebijakan. Bisa kita lihat, di Kepri ini masih sangat rendah. Padahal jumlah laki-laki dan perempuan seimbang, 51:49 persen. Dengan adanya saya semoga bisa menjadi keterwakilan perempuan agar dapat mengerti dan memenuhi kebutuhan perempuan,” paparnya.(*)